Monday, April 10, 2006

Siang Mengasah

Mulailah memasuki kandang kaca...setelah keluar dari kotak transporter vertikal
Menempelkan kartu magnetik untuk membuka pintu kandang
Sudah tidak jamannya lagi memasukan batang ke lobang terus di puter-puter
Jaman sekarang cukup nempel sudah menggelinjang dan terbuka...

Buka tas...pasang komputer jinjing dan mulailah...mengasah otak!
Masih belum terasah juga...
Bikin kopi...sereput dua ruput...
Baca imel...

Sejam...dua jam...dah mulai terasah
Begitulah siang itu...otak mulai diasah!
Asah mengasah hari itu diselingi dengan makan siang,
Asah mengasah siang itu diselingi dengan coffee break dua kali...
Asah mengasah saat itu kupastikan mengisap kencang aroma batang samsuku...
Hingga lampu dan AC mati tanda selesailah satu drama asah mengasah....

Petang telah menghapus siang yang panas...
Inilah saat untukku berkemas
Melihat jalan yang padat aku menjadi lemas
Mengingat para pengguna motor yang mengganas
Membuatku selalu mawas
Tapi tak apa karna malam ini aku ingin meremas
Tapi bukan punyanya si mas-mas
Punya seseorang yang selalu membuatku gemas
Dia yang selalu membasahinya dengan pelumas
Membuatku setiap pagi selalu keramas

Begitulah hari itu kulalui dengan mengasah otak dan kemampuan gw...

(bersambung ke malam mendesah...3/3)


0 Comments:

Post a Comment

<< Home